Hai. Apa kabar? Sebenarnya aku
lebih nyaman menulis di buku harianku, tapi rasanya tak mungkin memberikan buku
harianku kepada mereka. Lagipula, aku juga harus mengikuti perkembangan zaman,
dengan menyaring terlebih dahulu tentunya. Oh ya, aku lupa memperkenalkan diri.
Sasha, begitu teman dunia mayaku menyebut. Kalian juga bisa memanggilku dengan
sebutan itu. Aku adalah seorang murid di salah satu sekolah menengah pertama
yang cukup ternama di kotaku. Tentu saja aku tak ingin mempublikasinya. Aku memiliki
banyak teman yang selalu ada untukku di sana, namun banyak juga yang hanya
hadir sejenak lalu pergi entah kemana. Aku lahir di tengah-tengah keluarga yang
berkecukupan dan bisa dibilang bahagia. Aku selalu mendapatkan apa yang ku mau,
bahkan terkadang tanpa memintanya. Sering kali aku menyalahgunakan sesuatu yang
ku miliki. Namun pada akhirnya penyesalan pun datang. Tapi sekeras apapun kita
meminta, hal yang telah berlalu tak kan kembali, kita tak akan bisa memutar
waktu. Kita hanya bisa berubah jadi lebih baik di masa depan. Bicara soal
mendapatkan apa yang ku mau, sebenarnya masih ada beberapa hal yang belum dapat
ku miliki. Entah karena aku kurang bersyukur atau apa, yang jelas hal-hal itu
akan membuatku lebih bahagia apabila aku memilikinya. Apa saja kira-kira?
Cinta. Ya, aku butuh cinta dari orang-orang terdekatku, mereka yang ku anggap
berharga, bahkan sangat berharga. Tapi mungkin aku tak berharga bagi mereka.
Kadang aku butuh diakui, butuh dianggap sebagai bagian dari mereka. Bukan hanya
sebagai angin lalu yang tak diacuhkan.
Ku kira cukup sampai di sini. Ini telah larut malam. Sampai jumpa!
-sasha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar